Contoh Kata-Kata Undangan Khitanan: Islami, Singkat, dan Formal

Menulis undangan khitanan kadang lebih sulit daripada menyiapkan acaranya. Kalimatnya harus sopan untuk sesepuh, tidak terlalu kaku untuk tetangga, dan tetap memuat informasi lengkap. Berikut kumpulan kata-kata undangan khitanan yang bisa langsung kamu salin, lalu sesuaikan nama, tanggal, dan tempatnya.
Struktur Kata-Kata Undangan Khitanan
Hampir semua undangan khitanan mengikuti pola yang sama. Kalau kamu ingin menyusun sendiri, gunakan urutan ini:
- Salam pembuka, misalnya salam dan basmalah.
- Kalimat pengantar yang menyebut niat syukur atas khitanan anak.
- Nama anak, lengkap dengan bin dan nama ayah bila keluarga terbiasa menuliskannya.
- Waktu dan tempat: hari, tanggal, jam, dan alamat.
- Permohonan doa dan kehadiran.
- Salam penutup dan nama keluarga yang mengundang.
Untuk detail apa saja yang wajib ada dan cara membagikannya ke keluarga besar, baca juga panduan undangan khitanan digital.
Contoh Kata-Kata Undangan Khitanan Islami
Contoh 1: Lengkap untuk syukuran di rumah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan syukuran khitanan putra kami:
Muhammad Raffa Alfarizi bin Ahmad Fauzi
yang insyaallah akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal: Ahad, [tanggal]
Waktu: [jam] WIB s.d. selesai
Tempat: [alamat lengkap]
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu, semoga putra kami tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi agama dan sesama.
Atas kehadiran dan doanya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kami yang berbahagia, Keluarga Bapak Ahmad Fauzi dan Ibu Siti Rahma
Contoh 2: Dengan pengajian
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri pengajian dan tasyakuran khitanan putra kami, Ananda Zidan, pada [hari, tanggal], pukul [jam] WIB, bertempat di [alamat]. Kehadiran dan doa Bapak/Ibu sangat berarti bagi kami dan bagi Ananda. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu dengan sebaik-baik balasan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh 3: Dua anak dikhitan bersamaan
Bismillahirrahmanirrahim. Dengan memohon ridha Allah SWT, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i dalam acara syukuran khitanan putra-putra kami, Ananda Fikri dan Ananda Faiz, pada [hari, tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Mohon doa agar keduanya senantiasa sehat dan menjadi anak-anak yang saleh. Terima kasih atas kehadirannya.
Contoh Singkat untuk WhatsApp
Untuk tetangga, teman orang tua, atau grup keluarga, kalimat yang lebih ringkas biasanya lebih efektif. Tempelkan link undangan di bawahnya.
Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Insyaallah kami mengadakan syukuran khitanan Ananda Raffa pada Ahad, [tanggal], pukul [jam] WIB di rumah kami. Mohon doa dan kehadirannya. Info lengkap di undangan berikut:
Halo, Tante dan Om. Raffa mau dikhitan nih, dan kami mengadakan syukuran kecil hari Ahad, [tanggal], jam [jam]. Ditunggu kedatangannya, ya. Mohon doanya juga supaya Raffa cepat pulih. Undangannya di sini:
Untuk teman sekolah atau teman mengaji anak
Undangan untuk teman sebaya sebenarnya dibaca oleh orang tua mereka, jadi tetap sertakan informasi praktis: jam mulai dan jam selesai, siapa yang bisa dihubungi, dan apakah anak perlu didampingi.
Assalamualaikum, teman-teman! Aku Raffa dari kelas 2B. Alhamdulillah aku sudah dikhitan, dan Ayah Bunda mengadakan syukuran kecil di rumah pada Sabtu, [tanggal], jam [jam mulai] sampai [jam selesai]. Ada makan-makan dan doa bersama. Datang, ya! Untuk Ayah dan Bunda teman-teman, info dan kontak orang tuaku ada di undangan berikut:
Agar pesan tidak terkesan massal, sapa nama penerima di awal dan kirim satu per satu bila memungkinkan. Contoh nada pesan untuk berbagai kelompok tamu ada di contoh pesan WhatsApp undangan; cukup ganti konteksnya menjadi khitanan.
Contoh Formal untuk Rekan Kerja dan Tokoh Masyarakat
Dengan hormat,
Kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu pada acara tasyakuran khitanan putra kami, Muhammad Raffa Alfarizi, yang akan diselenggarakan pada:
Hari/tanggal: [hari, tanggal]
Pukul: [jam] WIB
Tempat: [nama tempat dan alamat]
Merupakan kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir untuk memberikan doa restu.
Hormat kami,
Ahmad Fauzi dan Siti Rahma
Untuk tokoh masyarakat atau atasan, tulis nama dan gelarnya dengan benar di bagian sapaan. Aturan sapaan dan gelar bisa kamu cek di panduan penulisan nama dan gelar di undangan.
Kalimat Doa dan Penutup yang Bisa Dipadukan
Pilih satu atau dua kalimat doa berikut untuk ditambahkan sebelum penutup. Doa yang umum dan singkat biasanya terasa paling tulus.
- "Semoga Ananda tumbuh menjadi anak yang saleh, sehat, dan berbakti kepada orang tua."
- "Semoga khitanan ini menjadi langkah awal Ananda dalam menjalankan ajaran agama dengan penuh kesadaran."
- "Semoga Allah memberikan kesehatan dan kesembuhan yang cepat untuk Ananda."
- "Mohon doa agar Ananda menjadi penyejuk hati orang tua dan bermanfaat bagi sesama."
Pilihan kalimat penutup:
- "Atas kehadiran dan doa restunya, kami haturkan terima kasih."
- "Merupakan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir."
- "Tiada kesan tanpa kehadiran Bapak/Ibu. Sampai jumpa di acara kami."
Tips Menyesuaikan Kata-Kata dengan Acaramu
- Sebut jenis acaranya dengan jujur. Kalau hanya pengajian dan makan bersama, jangan menulis "resepsi" agar tamu tidak salah kostum.
- Tambahkan info praktis seperti titik parkir atau "acara di rumah, masuk gang sebelah masjid".
- Libatkan anak. Untuk undangan teman-teman sebaya, kalimat dari sudut pandang anak seperti "Datang ya ke syukuranku!" terasa lebih akrab.
- Pakai bahasa daerah bila sesuai. Untuk keluarga besar yang terbiasa, sapaan atau penutup dalam bahasa daerah memberi kesan hangat.
- Cek ejaan nama anak dan orang tua sebelum disebar. Satu huruf yang salah bisa membuat keluarga tersinggung.
Satu hal lagi: baca ulang undangan dengan suara keras sebelum dikirim. Kalimat yang terasa janggal saat diucapkan biasanya juga terasa janggal saat dibaca tamu. Kalau persiapan acaranya belum rampung, checklist di artikel persiapan acara khitanan bisa membantu kamu membagi tugas.
Setelah kata-katanya siap, kamu bisa langsung menempelkannya di undangan digital. Kitaberdua menyediakan tema khitanan yang bisa diedit dari HP, lengkap dengan RSVP, ucapan dan doa dari tamu, peta lokasi, dan link personal per nama tamu untuk dikirim lewat WhatsApp. Lihat pilihannya di katalog tema undangan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Perlukah menulis "bin" dan nama ayah di undangan khitanan?
Tidak wajib. Banyak keluarga menuliskannya agar terasa lengkap dan formal, tetapi nama anak saja juga sudah sopan.
Apa beda tasyakuran dan walimatul khitan di undangan?
Keduanya sering dipakai untuk acara syukuran khitanan. Pilih istilah yang biasa dipakai di keluarga dan lingkunganmu agar tamu mudah memahami.
Bolehkah undangan khitanan memakai bahasa santai?
Boleh untuk teman dan tetangga dekat. Untuk sesepuh, tokoh masyarakat, dan rekan kerja, gunakan versi formal.
Kapan undangan khitanan sebaiknya dikirim?
Sekitar satu sampai dua minggu sebelum acara, lalu kirim pengingat singkat sehari sebelumnya.
Foto sampul: Omar Abozeid di Unsplash



