Undangan Tasyakuran Pernikahan: Siapa Diundang dan Contoh Kalimatnya

Tidak semua pasangan menggelar resepsi besar. Banyak yang memilih akad sederhana, lalu beberapa hari atau minggu kemudian mengadakan syukuran kecil bersama keluarga, tetangga, dan sahabat. Pertanyaannya, bagaimana menulis undangan tasyakuran pernikahan yang sopan tanpa terkesan seperti resepsi, dan siapa saja yang pantas diundang?
Panduan ini membahas kapan syukuran biasa digelar, cara menyusun daftar tamu, isi undangan yang wajib ada, serta contoh kalimat yang bisa langsung kamu salin.
Apa Bedanya Tasyakuran dengan Resepsi?
Secara makna, tasyakuran adalah acara mengungkapkan rasa syukur. Dalam tradisi Islam, jamuan setelah pernikahan dikenal sebagai walimah. NU Online menjelaskan bahwa walimah pada intinya adalah ungkapan syukur sekaligus cara mengumumkan pernikahan, dan pelaksanaannya hendaknya disesuaikan dengan kemampuan, tanpa memaksakan diri.
Dalam praktik sehari-hari, perbedaannya kira-kira seperti ini:
| Aspek | Tasyakuran pernikahan | Resepsi |
|---|---|---|
| Suasana | Hangat, kekeluargaan, sering diisi doa bersama atau pengajian | Lebih formal, ada pelaminan dan rangkaian acara |
| Tempat | Rumah, musala, rumah makan, atau ruang pertemuan kecil | Gedung, hotel, atau tenda besar |
| Tamu | Lingkaran dekat: keluarga, tetangga, sahabat | Lebih luas, termasuk rekan kerja dan relasi orang tua |
| Susunan acara | Sederhana: pembukaan, doa, makan bersama, ramah tamah | Prosesi masuk, sambutan, hiburan, sesi foto |
Tasyakuran juga sering dipilih oleh pasangan yang sudah menggelar akad nikah saja dengan tamu terbatas, lalu ingin berbagi kebahagiaan dengan lingkungan sekitar.
Kapan Waktu yang Pas untuk Syukuran?
Tidak ada satu aturan baku. Beberapa pola yang umum di Indonesia:
- Di hari yang sama dengan akad. Setelah ijab kabul, keluarga langsung mengajak tamu makan bersama. Praktis karena semua orang sudah berkumpul.
- Beberapa hari setelah akad. Memberi waktu keluarga beristirahat, dan tamu yang tidak bisa hadir saat akad tetap bisa ikut.
- Di kota asal pasangan. Jika akad digelar di kota mempelai wanita, keluarga pria sering mengadakan syukuran di kotanya sendiri untuk kerabat dan tetangga di sana.
- Setelah pindah rumah. Ada pasangan yang menggabungkan syukuran pernikahan dengan syukuran menempati rumah baru.
Pilih waktu yang tidak bentrok dengan acara kampung, hari besar, atau jadwal kerja mayoritas tamu. Untuk syukuran di rumah, siang menjelang sore atau selepas magrib biasanya paling mudah dihadiri tetangga.
Contoh susunan acara syukuran sederhana
Syukuran yang baik justru tidak perlu panjang. Susunan berikut cukup untuk acara sekitar satu sampai dua jam:
- Penyambutan tamu oleh keluarga di pintu masuk.
- Pembukaan singkat oleh wakil keluarga, sekaligus memperkenalkan menantu baru kepada tetangga dan kerabat.
- Pembacaan doa atau tahlil, dipimpin ustaz atau tokoh setempat bila keluarga menghendaki.
- Makan bersama dan ramah tamah.
- Foto bersama keluarga besar sebelum tamu pulang.
Cantumkan gambaran singkat ini di undangan supaya tamu tahu acaranya santai dan bisa mengatur waktu kedatangan.
Siapa Saja yang Diundang?
Karena sifatnya kekeluargaan, undangan tasyakuran biasanya lebih kecil dari resepsi. Mulailah dari kapasitas tempat dan porsi hidangan yang sanggup kamu siapkan, baru kemudian nama-nama tamu. Gunakan lapisan berikut untuk menyusun daftar:
- Keluarga inti dan keluarga besar dari kedua pihak, terutama yang belum sempat hadir saat akad.
- Tetangga dekat dan pengurus lingkungan, seperti ketua RT, RW, dan tokoh masjid atau musala setempat.
- Sahabat dekat pasangan.
- Jamaah pengajian atau komunitas orang tua, jika syukuran diisi doa bersama.
Rekan kerja tidak wajib diundang ke syukuran, kecuali kamu memang dekat atau tempatnya memungkinkan. Kalau kamu ingin menghitung kapasitas dengan lebih tenang, contek cara di artikel cara menentukan jumlah tamu pernikahan.
Isi yang Wajib Ada di Undangan Tasyakuran
Undangan syukuran boleh sederhana, tapi informasinya harus lengkap. Pastikan memuat:
- Nama pengundang (biasanya orang tua atau pasangan pengantin).
- Nama kedua mempelai, dan bila perlu keterangan bahwa akad telah dilangsungkan.
- Hari, tanggal, dan jam acara, ditulis dengan zona waktu bila tamu tersebar di beberapa daerah.
- Alamat lengkap dan titik lokasi, terutama jika acaranya di rumah yang belum dikenal tamu.
- Gambaran acara, misalnya "doa bersama dan ramah tamah", agar tamu tahu harus berpakaian seperti apa.
- Permintaan konfirmasi kehadiran supaya jumlah hidangan tidak meleset.
Contoh Kalimat Undangan Tasyakuran Pernikahan
Versi formal dari orang tua
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dengan memohon rahmat Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i dalam acara tasyakuran pernikahan putra-putri kami, (nama mempelai wanita) dan (nama mempelai pria), yang akad nikahnya telah dilaksanakan pada (tanggal akad).
Acara insyaallah diselenggarakan pada hari (hari), (tanggal), pukul (jam) sampai selesai, bertempat di (alamat). Merupakan kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami yang berbahagia, keluarga Bapak (nama) dan Ibu (nama).
Versi untuk tetangga
Bapak/Ibu tetangga yang kami hormati, alhamdulillah putri kami (nama) telah menikah dengan (nama). Untuk itu kami mengundang Bapak/Ibu dalam doa bersama dan syukuran sederhana di rumah kami, (alamat singkat), pada (hari, tanggal) ba'da (salat). Terima kasih atas doa dan kehadirannya.
Versi santai dari pasangan
Halo, (nama tamu)! Alhamdulillah kami sudah resmi menikah. Karena akadnya terbatas untuk keluarga, kami ingin syukuran kecil bareng teman-teman terdekat. Yuk makan bersama di (tempat) pada (hari, tanggal), jam (jam). Detail lokasi dan konfirmasi kehadiran ada di tautan undangan ini, ya.
Kalau undanganmu dikirim lewat WhatsApp, sertakan sapaan personal sebelum tautan agar tidak terasa seperti pesan massal. Inspirasinya ada di contoh pesan WhatsApp undangan pernikahan.
Cetak atau Digital, Mana yang Lebih Cocok?
Untuk tetangga yang lebih sepuh, menyampaikan undangan secara langsung atau lewat kartu sederhana masih terasa paling sopan. Untuk keluarga jauh dan teman, undangan digital lebih praktis karena tamu bisa langsung membuka peta lokasi dan mengonfirmasi kehadiran dari ponselnya.
Banyak keluarga memakai keduanya: kartu atau undangan lisan untuk lingkungan rumah, tautan digital untuk sisanya. Di Kitaberdua, kamu bisa membuat satu undangan syukuran lalu membagikan link personal per nama tamu lewat WhatsApp, lengkap dengan RSVP dan peta lokasi. Cobalah dulu dengan mendaftar dan membuat undangan secara gratis, lalu putuskan apakah perlu fitur tanpa watermark.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah tasyakuran pernikahan harus diadakan?
Tidak wajib. Syukuran adalah pilihan keluarga untuk berbagi kebahagiaan. Untuk pertanyaan hukum agama yang lebih rinci, tanyakan kepada ustaz atau tokoh agama setempat.
Bolehkah syukuran digelar jauh setelah akad?
Boleh. Yang penting tamu memahami bahwa ini syukuran atas pernikahan yang sudah berlangsung, jadi cantumkan keterangan akad di undangan.
Perlukah mencantumkan amplop digital di undangan syukuran?
Tidak harus. Jika ingin, letakkan di bagian akhir dengan kalimat yang halus, dan utamakan doa serta kehadiran tamu.
Siapa yang tercantum sebagai pengundang?
Umumnya orang tua jika syukuran digelar di rumah keluarga, atau pasangan pengantin jika mereka sendiri yang menyelenggarakan.
Foto sampul: Stefan Vladimirov di Unsplash



